12 Comment

Cara Memasang MCB - dalam tekhnik instalasi listrik keterampilan memasang mcb atau breaker merupakan hal yang paling penting. Breaker itu sendiri di fungsikan sebagai stasiun kontrol distributor arus listrik. Selain itu Memasang MCB Pada Box Panel merupakan upaya penjagaan keselamatan terhadap pengguna listrik. Berikut ini adalah "Cara Memasang MCB yang Aman", instalasi rumah 1 phase dengan 5 mcb
Cara Memasang breaker
Cara Memasang MCB (Miniature Circuit Breaker)
Perhatikan Skema rangkaian pemasangan MCB - Circuit Breaker di atas.

Komposisi Material Pemasangan MCB
  1. Sediakan 1 Unit/Pcs Box/Panel MCB
  2. MCB 2 Pole 1/Pcs
  3. MCB 1 Pole (Single Pole) 5/Pcs
  4. Brass Electrical Terminal Connector (Biasanya sudah tersedia pada box breaker)
  5. Cable ukuran 6 mm secukupnya (Kabel Aspan Phase, Netral, dan Ground dari meteran listrik ke box braker/panel)
  6. Kabel ukuran 2,5 mm sebagai Line instalasi listrik (Merah, Hitam, Hijau/Phase, Netral, dan Ground)
  7. Kapasitas besar ampere mcb single pole di sesuaikan dengan kebutuhan dan gunakan mcb 2 pole dengan kapasitas 2 atau 3 kali lebih besar dari mcb single pole. 
Cara Memasang MCB / Circuit Breaker
  1. Hubungkan "Phase" dan "Netral" dari meteran listrik ke Input MCB 2 pole menggunakan cable aspan ukuran 6 mm dan hubungkan pula cable ground langsung ke terminal ground (Brass Electrical Terminal Connector).
  2. Hubungkan Output phase (L) dari MCB 2 pole ke Input mcb single pole kemudian jumper Input phase dari mcb single pole ke input mcb single pole lainnya
  3. Hubungkan Output netral dari MCB 2 pole langsung ke terminal netral.
  4. Pasang Cable masing masing Output MCB single pole Menggunakan cable ukuran 2,5 mm
  5. Pasang juga cable netral dan ground dari masing masing terminal secukup nya.
Keterangan Tambahan Untuk Instalasi Listrik Tekhnik Memasang MCB
  • Pada gambar di atas cable output phase (L) dari mcb single pole di tandai dengan angka 1-5 begitu juga kebel netral dan ground dari terminal connector.
  • Tarik/Panjangkan kabel Phase 1, Netral 1 dan Gound 1 dan pasangkan ke stop kontak, hubungkan phase 1 ke lubang phase stop kontak di tandai dengan (L). Hubungkan pula Netral 1 ke lubang netral stop kontak di tandai dengan (N) Hubungkan pula cable Ground 1 ke lubang ground pada stop kontak di tandai dengan symbol ⏚.
  • Begitu juga dengan Phase 2, Netral 2, dan Ground 2.
  • Sebagai Contoh pada suatu bangunan/rumah memiliki 5 ruangan yaitu ruang tamu, 2 kamar tidur, dapur dan teras. Phase 1, Netral 1 dan Ground 1 untuk stop kontak dan lampu ruang tamu, Phase 2, Netral 2 dan Ground 2 untuk stop kontak dan lampu dapur (tempat memasak) dan setrus nya untuk listrik kamar tidur dan teras rumah.
  • Melakukan pembagian arus listrik seperti ini akan lebih aman di bandingkan instalasi biasa yang menggunakan satu mcb saja.
Jika ingin menambah 2 atau 3 stop kontak maupun lampu pada suatu ruangan maka silahkan gunakan tekhnik jumper instalasi listrika. Baca Cara jumper stop kontak ke swith lampu dan baca juga Cara Memasang Stop kontak, Switch (saklar) dan fitting lampu serta Pengartian MCB (Mini Circuit Breaker) Sigle Pole, 2 Pole, 3 Pole dan 4 Pole?.

Umumnya dalam tekhnik instalasi listrik pamasangan instalasi di lakukan terlebih dahulu seperti memasang stop kontak, lampu dan sebagainya hingga rampung kemudian masing masing ujung kabel di tarik/di panjangkan ke arah lokasi tempat Box MCB / Panel akan di pasangkan. Baru setelah itu di lakukan Pemasangan Box/panel dan Memasang Rangkaian Kabel MCB.

Dalam tekhnik memasang mcb / breaker jumper antar input mcb di lakukan di bawah setelah perakitan kabel jumper selesai barulah mcb yang telah di jumper tersebut di pasangkan ke box/panel yang telah tertempel di dinding. Jika jumper di lakukan dengan menggunakan Busbar perakitan mcb tidak perlu di lakukan di bawah. Demikianlah Artikel Cara Memasang MCB (Miniature Circuit Breaker).

Post a Comment Subscribe

  1. Mas mau nanya,apakah faktor penyebab kebakaran juga dapat dihasilkan dari Mcb...
    Terimaksaih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. MCB Diciptakan/dirancang untuk mencegah kebakaran dan sebagai pembatas pemakaian arus listrik. Kalo begitu mcb tidak bisa menyebabkan kebakaran? MCB rusak mungkin ya bisa.

      Delete
  2. Nice info. Saya mau bertanya gan, Kalo misalnya di mcb meteran tertera 10a. Terus untuk pemasangan mcb di dalam menggunakan 5 mcb, apakah 5 mcb yang digunakan harus 10a semua?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak, tergantung kebutuhan jika lebih kecil dari 10 maka gunakan mcb 6 ampere, yang penting tidak lebih besar dari mcb meteran (10 ampere) seperti yang pak egi sebutkan

      Delete
  3. Terimakasih ilmunya pak, sangat bermanfaat, saya mau tanya output dari mcb 2 pole ke mcb 1 pole sebaiknya menggunakan kabel ukuran brp, terimaksih sblmnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung kepada pemakaian 10 hingga max 20ampere gunakan kabel ukuran 2,5mm

      Delete
  4. Apa sih beda nya mcb c10 sama mcb 3x10?

    ReplyDelete
    Replies
    1. MCB C10 adalah mcb 10A untuk single phase dengan batas max 10ampere, Sedangkan MCB 3x10 adalah mcb 3x10 ampere untuk listrik 3 phase (RST) dengan batas maxsimum beban atau daya 30 Ampere.

      Delete
  5. Pak mau tanya untuk pemasangan mcb agar mcb pln tidak turun hanya mcb dalam saja yg turun saat konslet gmna pak. Tks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gunakan instalasi (rangkaian) mcb multi line seperti contoh pada artikel diatas, jika terlanjur single line gunakan mcb yang lebih kecil untuk mcb dalam.

      Delete

Note: Subscribe terlebih dahulu untuk memposting komentar, Kami akan segera kembali untuk meninjau dan menanggapi respon dari anda.

Top