13 Comment
A+ A-

RSTN - RST Merupakan keluaran atau Output dari pembangkit (Sumber Listrik) yang akan dihubungkan dengan input (beban) yang dinamai UVW atau bahkan XYZ (Beban yang memiliki system Δ/Y). Jika di tuliskan secara keseluruhan akan menjadi RST-UVW-XYZ secara berurutan sehingga mudah untuk diingat. Symbol RST pada system listrik 3 phase TIDAK pernah diganti dengan uvw. R S T pada system listrik 3 phase sebagai penanda Output, Sedangkan UVW sebagai penanda Input.
N : untuk Neutral (Nol)
G : untuk Ground (pentanahan).
Kode warna kabel pada system listrik RSTN Listrik 3 phase menurut aturan PUIL (Peraturan/Persyaratan Umum Instalasi Listrik) telah di tetapkan sebagai berikut.
Merah adalah R
Kuning adalah S
Hitam adalah T dan
Biru adalah N (Neutral)
Sebagai contoh penggunaan "Warna kabel RSTN" Pada Meteran Listrik 3 Phase (Kwh 3 Phase) dapat di lihat pada contoh gambar instalasi kwh 3 phase di bawah ini.
R S T N Pada Meteran Listrik 3 Phase (Kwh 3 Phase)
R S T N Pada Meteran Listrik 3 Phase (Kwh 3 Phase)
RSTN pada kabel SR yang terdapat pada tiang listrik PLN juga telah di beri tanda atau kode tertentu oleh PLN. Kabel SR dengan satu sirip / garis halus yang terdapat di sepanjang kabel SR adalah R, Kabel SR dengan dua sirip/garis adalah S, Kabel SR dengan 3 sirip/garis adalah T. Sedangkan kabel N (Neutral) di tandai dengan kabel SR polos tanpa sirip/garis pada kulit kabel.

Sebenarnya kode RST dapat di rubah oleh siapa saja misalnya menjadi ABC atau urutan abjad lainnya, begitu juga dengan kode warna kabel RSTN. Namun filosofi electrical indonesia apabila anda mengikuti PUIL merupakan singkatan dari Peraturan Umum Instalasi Listrik, maka secara otomatis anda telah tergolong kepada electrical hebat/besar. Karena dengan mengikuti puil artinya anda telah bergabung pada komunitas electrical yang besar (Umum). Jika anda memilih untuk membuat kode symbol electrical sendiri itu sah sah saja dan tidak melanggar etika ilmu kelistrikkan, Namun anda akan tergolong kepada electrical kecil, meskipun anda memiliki ilmu listrik yang sangat baik, sebab hanya anda saja yang mengerti symbol electrical yang anda buat. itu menurut pandangan saya saja mungkin tidak menurut electrical lainnya.

Sebagai Contoh pengalihan RSTN. Wireman In Malaysia ops...!!! wireman/electrical di malaysia menyebut MCB dan ELCB dengan Fuse, Electrical Indonesia menyebut MCB dengan nama Switch atau breaker saja. Sebenarnya sama saja, intinya di mana kita berada ikutilah peraturan yang di terapkan oleh daerah/negara tersebut agar kita di akui sebagai Electrician Technician Propesional.

Saya fikir sampai di sini saja Penjelasan RSTN pada Instalasi Listrik 3 phase. jika yang lain memiliki tambahan tentang penjelasan RTSN Listrik 3 Phase harap menambahkan nya di kolom komentar di bawah artikel RSTN Pada Meteran Listrik 3 Phase (Kwh 3 Phase) ini. jangan lupa follow/ikuti blog tukang listrik batam untuk mendapatkan kiriman artikel electrical terbaru dari blog ini langsung ke email anda.

Post a Comment Subscribe

  1. terimakasih atas ilmunya, saya yang awam jadi sedikit mengerti

    ReplyDelete
  2. Berguna banget ilmunya,, hatur nuhun mang,di tampi ilmuna

    ReplyDelete
  3. Terimakasih, utk kepanjangan dari R S T jadinya apa ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. RST tidak memiliki kepanjangan atau makna apapun, hanya berupa symbol (penanda) jika diganti dengan JKL juga tidak apa2, Input dari pembangkit listrik ditandai dengan uvw, dan output nya ditandai dengan rst.

      Delete
  4. Trima kasih ilmunya semoga bermanfaat

    ReplyDelete
  5. Kl dr 1 phase mau diganti 3 phase apakah harus mengganti semua instalasi yang ada?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika instalasi penerangan masih bagus tidak perlu melakukan perubahan apapun.

      Delete

Note: Subscribe terlebih dahulu untuk memposting komentar, Kami akan segera kembali untuk meninjau dan menanggapi respon dari anda.

Top