10 Comment

Awal tahun 2018 ini mungkin menjadi mimpi buruk para youtuber yang mengejar iklan adsense, pasal nya pihak youtube baru saja memberitahukan bahwa mereka telah membuat aturan baru "batas kelayakan monetize iklan adsense di channel youtube. Tidak tanggung-tanggung, pihak youtube mewajibkan setiap channel memiliki 4000 jam tayang dalam 12 bulan (1 tahun) dan 1000 subcribe untuk dapat dimonetize (pasang iklan adsense di channel youtube). Pertanyaan nya bagaimana peraturan adsense untuk blogger di tahun 2018 ini? apakah ada perubahan dengan batas kelayakan situs blogger untuk pemasangan iklan?
Peraturan Monetization YouTube 2018 dan Blogger
Google Adsense 2018
Sebagai perusahan iklan raksasa (google adsense) bisa saja merubah aturan-aturan mereka kapan saja, meski sejauh ini belum ada pemberitahuan resmi mengenai situs blogger yang layak untuk di monetize iklan adsense, akan tetapi hal serupa bisa saja terjadi untuk situs blogger. Apa yang harus kita lakukan jika google adsense juga merubah peraturan mereka kepada situs blogger menjadi lebih kompetitif? apakah kedepan hari iklan google adsense hanya akan bertengger di domain tld saja? sulit dibayangkan jika itu benar-benar terjadi, sebaik-nya dari sekarang kita (para blogger) mempersiapkan diri untuk menghadapi nya.

Persiapan Menghadapi Perubahan Batas Kelayakan Adsense

Meng-upgrade domain blogger ke domain tld, selagi masih ada kesempatan tidak ada salah nya jika situs blog yang kita kelola di upgrade ke domail tld, setidak-nya itu akan membuat situs blog kita menjadi lebih propesional. Jika kamu belum mengerti cara merubah domain blogger ke domain berbayar (TLD), saya telah mempersiapkan tutorial nya disini.

Membuat kontent situs yang lebih bernilai dan kompetitif, sejauh ini setiap situs blog tidak jauh-jauh dari tutorial blogger dengan aneka macam jenis meskipun jumlah situs blog yang mengajarkan mengenai blogger dan iklan adsense sudah banyak, masih saja ada situs-situs baru yang membuat konten serupa atau sekedar mendaur ulang tutorial blogger yang beredar di internet. Hal itu memang sah-sah saja mengingat keterbatasan kita tetapi perlu kita sadari bahwa tekhnology berkembang dengan sangat pesat dan kita masih membahas yang itu-itu saja.

Kedua strategi diatas mungkin bisa membantu kita dalam mempertahankan penghasilan dari iklan google adsense apa bila sewaktu-waktu ada perubahan. Untuk itu kita perlu menggali bakat dan kemampuan kita lebih dalam lagi sehingga kita tidak tertinggal.

Perubahan Aturan Google Adsense dari tahun ke tahun

Dikutip dari alewoh.com ternyata dari tahun ke tahun, terdapat beberapa perubahan mengenai proses pendaftaran google adsense. Dan berikut ini adalah beberapa perubahan yang pernah terjadi hingga di tahun ini (2018) berdasarkan pengetahuan saya dan narasumber.
  1. Awalnya hanya ada satu jenis akun adsense dan bisa diperoleh dengan mendaftar melalui berbagai cara. Sekarang ada pembagian jenis akun, yaitu akun hosted dan akun nonhosted.
  2. Untuk mendapatkan adsense nonhosted, tidak memerlukan website sebagai syarat mendaftar. Bisa melalui youtube atau bahkan docstoc (docstoc sudah menghentikan layanannya). Sekarang, untuk mendapatkan akun nonhosted mengharuskan adanya website dengan top level domain.
  3. Dulu, mendaftar melalui menu earning blogger bisa mendapatkan akun nonhosted dan tidak ada syarat blog harus berumur 6 bulan. Sekarang, jika mendaftar melalui blogger hanya akan mendapatkan akun hosted dan tombol pendaftaran dibuka setelah blog memenuhi kriteria, termasuk umur blog minimal 6 bulan.
  4. Dulu tidak ada proses review ketika mendaftar. Google sempat menerapkan proses review bahkan sampai dua tahap. Sekarang, tidak ada lagi proses review. Yang ada adalah proses aktivasi.
  5. Dulu akun adsense yang diperoleh dari pendaftaran melalui youtube bisa digunakan untuk memasang iklan di website. Sekarang, harus dilakukan upgrade terlebih dahulu agar iklan bisa dijalankan di website.
  6. Kemarin, hanya dengan mengunggah satu video di channel youtube bisa langsung didaftarkan adsense dan tidak sampai satu hari langsung diterima. Sekarang, untuk mendaftarkan channel youtube agar bisa mengikuti program adsense mensyaratkan channel tersebut mendapat view minimal 10.000 view.
  7. Sekarang ditahun 2018 youtube mewajibkan ke setiap channel memiliki 4000 jam tayang dalam kurun waktu 1 tahun (12 bulan) agar channel youtube bisa dimonetize iklan adsense.
  8. Dulu orang yang memiliki lebih dari satu akun adsense di bawah nama dan alamat yang sama tidak terdeteksi oleh sistem. Sekarang, pendaftaran baru langsung ditolak jika terdeteksi data yang diberikan cocok dengan data akun yang sudah ada.
Demikian artikel tentang "Peraturan baru batas kelayakan monetize iklan google adsense di channel YouTube dan Blogger 2018" semoga artikel ini bermanfaat dan menambah pengetahuan kamu tentang adsense. Tinggal kan komentar jika kamu melihat kekeliruan atau sekedar menambah informasi terupdate tentang google adsense.

Post a Comment

  1. klo menurut sya pribadi di 2018 ini pendaftaran adsense dipermudah, tpi youtube dipersulit :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hemm,,,, kasian yutube kecil kaek "i"...

      Delete
  2. Sekarang akun non host gk bisa dipasang di youtube ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa asal youtube nya memenuhi syarat...

      Delete
  3. Ilmu ini sangat bermanfaat bagi saya yang masih pemula, terimakasih dengan membaca postingan ini jadi tambah wawasanku ttg dunia adsense.

    ReplyDelete
  4. Kebetulan saya masih pemula banget, dan belum bisa pay out tiap bulan, makasih tipsnya ya gan, nanti dicoba

    ReplyDelete
  5. Ya mungkin tujuannya supaya para blogger atau youtuber bisa lebih kompetitif dalam menghasilkan konten yg berkualitas.. Seperti motto google konten is king..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya saya sependapat dengan kamu, setiap blogger akan lebih kompetitif dalam menghasilkan konten yang berkualitas dengan ada nya peraturan baru monetize blogger dan yutube tersebut.

      Delete

 
Top